Social Icons

Pages

May 5, 2013

Jangan Menghancurkan Hidup Anda Dengan 10 Kebiasaan Ini

Kebiasaan buruk adalah serangkaian tindakan yang dilakukan secara berulang-ulang dalam jangka waktu yang lama, yang mana ketika Anda melakukannya, Anda tidak sadar karena sudah terjadi secara otomatis dan telah menjadi bagian dari hidup Anda.

Tapi ada kebiasaan yang malah bisa mengubah hidup menjadi lebih buruk. Itulah yang dinamakan kebiasaan buruk. Anda tidak sadar atau bahkan tidak tahu bahwa itu kebiasaan buruk. Akibatnya, Anda jadi bingung kenapa selalu menjalani kehidupan yang buruk. Padahal semua itu datang dari kebiasaan buruk yang sudah menjadi tindakan otomatis tanpa disadari.

Ada 10 kebiasaan buruk yang harus Anda hindari jika tidak ingin terpuruk lebih dalam ke lembah kehidupan yang tidak diinginkan.

1.     Mengkritik
Mengkritik tidak akan membuat Anda menjadi lebih baik kecuali Anda memberi kritikan positif atau bekerja sebagai kritikus. Ketika Anda memberi kritik yang negatif pada orang lain, di sini Anda mulai mundur. Ketika mengkritik secara negatif, ego Anda mulai naik. Ego ini menjadikan Anda merasa lebih hebat daripada yang dikritik.

2.     Selalu Cari Kambing Hitam
Orang yang selalu mencari kambing hitam adalah tipe orang yang tidak mau disalahkan atas apa pun yang terjadi. Ketika mereka gagal, mereka akan mencari kambing hitam dengan cara menyalahkan keluarga dan teman yang tidak mau mendukung, keadaan ekonomi yang tidak bagus, cuaca jelek, pemerintah yang tidak becus dan lainnya. Ketika mereka berhasil mencari kambing hitam untuk disalahkan, maka mereka bebas dari rasa bersalah karena telah berhasil menyalahkan kambing hitam. Mereka takkan pernah belajar dari apa pun. Kasihan sekali kambing hitam, hanya makan rumput, tapi disalahkan.

3.     Menyombongkan Diri
Kadang orang suka menyombongkan diri dalam skala yang terlalu berlebihan. Sah-sah saja menonjolkan kelebihan yang kita miliki. Tapi kalau sudah menyombongkan diri apalagi arogan, kita takkan bisa maju, karena kita merasa diri yang paling hebat, tak ada yang bisa mengalahkan. Ingat, hari ini kita paling hebat, besok belum tentu. Zaman sekarang, roda berputar dengan cepat. Hari ini kita di atas, bisa jadi, hari ini pula kita akan terperosok ke bawah.

4.     Merasa Diri Paling Benar
Siapa yang tidak pernah salah? Kita bukankah dewa atau Tuhan yang tak pernah salah. Kita adalah manusia biasa yang seperti peribahasa sepandai-pandainya tupai melompat pasti pernah ketangkap dan dijadikan sate. Ketika kita merasa diri paling benar, kita perlahan-lahan menciptakan konflik dengan orang lain. Ini jelas karena kita pasti suka membantah dan menghakimi bahwa orang lain salah. Padahal bisa jadi Anda yang salah. Ego Anda begitu kuat sehingga berubah menjadi perselisihan yang kian meruncing.

5.     Temperamen Tinggi
Pernahkah Anda menjumpai orang yang mudah marah, Sedikit-sedikit mau memukul dan suka tersinggung? Maukah Anda bergaul dengannya? Ketika kita memiliki temperamen tinggi, kita cenderung mudah menyulut pertikaian dan memicu orang lain untuk membenci kita. Akhirnya tak ada siapa pun yang mau dekat-dekat. Siapa yang rugi?

6.     Terlalu Perfeksionis
Orang yang perfeksionis selalu memperhatikan detil sedetil-detilnya. Mereka tidak bisa menoleransi kesalahan sedikit pun. Parahnya kadang mereka selalu menunggu waktu yang tepat untuk bertindak. Mereka tidak berani bertindak dengan dalih situasi tidak tepat atau rencana belum sempurna. Mereka menunggu semuanya sempurna baru mau jalan. Percayalah, tidak akan ada momen sempurna seperti itu. Orang sukses kadang bertindak meskipun waktu dan rencana tidak sempurna. Mereka menyempurnakan sambil jalan. Terlalu perfeksionis membuat kita tidak pernah mengambil tindakan.

7.     Rendah Diri
Orang gagal punya kebiasaan merendahkan diri sendiri. Mereka memandang sebelah mata pada diri sendiri. Mereka tidak percaya dengan kemampuan diri untuk meraih sesuatu yang besar. Malah, mereka percaya bahwa mereka adalah orang yang tidak ditakdirkan untuk menjadi luar biasa. Bahkan ketika peluang emas datang, mereka mengabaikannya karena rasa rendah diri menjadikan mereka merasa tidak layak mendapatkannya. Rasa rendah diri akut bisa membunuh potensi seseorang.

8.     Suka Iri
Ketika kita iri dengan keberhasilan orang lain, kita ikut menyebarkan pikiran negatif dengan membenci keberhasilan itu sendiri. Akibatnya kita akan sulit menjadi sukses. Iri juga salah satu bentuk dari perasaan tidak mampu untuk meraih apa yang belum dan ingin diraih. Padahal kita tak ada bedanya dengan orang sukses. Kita sama-sama memiliki peluang dan potensi sama besarnya untuk meraih apa pun.

9.     Menunda
Ada kutipan yang mengatakan bahwa menunda sama artinya dengan membiarkan orang lain mengambil apa yang sebenarnya bisa menjadi hak kita. Menunda membuat kita hanya mendapatkan sisa-sisa dari orang lain yang duluan maju. Menunda juga membuat pekerjaan semakin menumpuk, yang akhirnya bikin kita jadi stres. Buang kebiasaan menunda (mengatakan NANTI) dengan melakukan apa yang bisa dilakukan sekarang. Tak ada kata NANTI atau ESOK.

10.            Khawatir
Banyak orang suka mengkhawatirkan sesuatu yang sebenarnya tak pernah terjadi. Bayangkan Anda khawatir besok akan terjadi sesuatu yang Anda takutkan akan terjadi. Ternyata besoknya apa yang dikhawatirkan tak terjadi. Bayangkan berapa lama waktu yang Anda habiskan untuk khawatir dengan sesuatu yang tak pernah terjadi. Sia-sia bukan? Khawatir yang berlebihan adalah hasil pikiran Anda yang sedang berhalusinasi akut. Anda suka membayangkan kemungkinan yang sangat ekstrim terburuk, yang sebenarnya tak pernah ada dan tak masuk akal.

Semoga Anda menyadari 10 kebiasaan ini, sehingga Anda bisa keluar dari jalur salah yang dibawa olehnya.

See you again at the next great article.

Salam.
---------------------------------------------------

Sudah baca buku motivasi terbaru dari saya? Klik di sini.

No comments:

Post a Comment