Social Icons

Pages

December 8, 2013

Cerita Inspiratif - Wasiat Terakhir

Seorang pria tua sedang dalam keadaan sekarat akibat penyakit parah yang dideritanya. Mengetahui bahwa hidupnya takkan bertahan lama lagi, ia kemudian memanggil kedua anak laki-lakinya yang sudah menginjak remaja.

Setelah kedua anaknya menghadap dirinya, ia kemudian memberikan pesan berupa wasiat secara lisan. Dengan suara yang berat ia berpesan, “Anakku, mungkin aku takkan hidup lama lagi. Sebelum aku pergi, aku ingin memberitahukan sesuatu yang penting. Di belakang rumah kita yang luas, saya timbun harta yang banyak di bawah tanah. Bapak harap kalian bisa menjaganya dengan baik. Ingat, jagalah dengan baik. Itu satu-satunya harta yang bisa bapak berikan pada kalian.”

Setelah beberapa saat, akhirnya pria tua ini meninggal. Dan beberapa hari kemudian, anak tertua teringat dengan wasiat terakhir ayahnya.

Lalu, ia bersama adiknya pergi ke belakang rumah dan menyiapkan cangkul untuk menggali. Halaman belakang rumah sangat luas sekali. Mereka tidak tahu di mana tepatnya letak harta yang dikuburkan ayah mereka. Tapi mereka tidak patah semangat. Mereka menggali dan terus menggali, tapi tidak menemukan apa pun.

Karena luas, mereka harus melakukan ini selama berhari-hari. Hari demi hari berlalu, dan mereka terus menggali tanah untuk mencari hartanya. Tapi sayang, hasilnya tetap nihil. Tidak ada apa pun kecuali tanah kosong. Akhirnya mereka pun menyerah dan menganggap ayah mereka berbohong. Hal ini membuat mereka cukup kecewa. Harta yang dijanjikan ternyata tidak ada sama sekali. Yang ada hanyalah pohon-pohon anggur yang masih muda dan belum berbuah.

Dan mereka pun mulai melupakannya seiring berlalunya waktu. Mereka tidak berharap lagi. Mereka hanya merawat pohon-pohon anggur yang dulu di tanam ayahnya. Dan pohon-pohon anggur itu cukup banyak sesuai luas halaman belakang rumahnya.

Tanpa sadar, pohon anggur itu semakin tumbuh dan menampakkan buah. Ketika masa panen tiba, abang beradik ini sangat kewalahan karena anggur yang dihasilkan sangat banyak sekali. Mereka tidak tahu bagaimana memakan anggur sebanyak itu. Mungkin takkan habis dimakan berminggu-minggu.

Tapi, mereka punya ide dengan cara menjualnya ke pasar atau swalayan terdekat. Tanpa disangka anggur mereka laris dan diminati orang karena anggurnya enak dan berkualitas. Dan semakin lama, permintaan akan anggur mereka makin meningkat sehingga mereka kewalahan.

Dengan uang yang dihasilkan, mereka kemudian membeli tanah yang lebih luas lagi untuk menanam anggur. Anggur yang dipanen pun makin banyak dan bisa diekspor bahkan sampai keluar kota dan luar negeri. Dan akhirnya mereka menjadi sukses sebagai pemasok anggur yang kaya raya.

Saat itulah mereka sadar dan tahu apa sebenarnya wasiat dari ayah mereka sebelum meninggal. Ternyata harta yang dimaksud bukanlah uang yang ditimbun di tanah, melainkan bibit anggur yang ditanam dalam tanah. Ayah mereka tahu anggur itu bisa jadi uang saat dipanen, hanya saja mereka tidak paham karena masih remaja.

Ternyata ayah mereka tidak memberi uang, melainkan memberi mesin penghasil uang.

Pembaca sekalian,

Berapa banyak dari kita yang percaya orang miskin dan biasa-biasa sulit kaya karena tidak punya modal? Sungguh heran saja ketika sudah banyak orang yang sukses dari nol bahkan minus, tetap ada beberapa orang tidak menyadarinya.

Zaman sekarang, hampir siapa pun bisa sukses. Semua orang punya hak dan peluang yang sama besar untuk sukses, tidak seperti dulu di mana hanya orang-orang tertentu saja yang bisa.

Kalau kebetulan Anda bukan dari kalangan berada, ya jangan patah semangat. Bukankah sudah banyak orang yang sukses dari nol, dari latar belakang yang sulit atau dari keadaan yang serba susah. Sekarang ini, uang tidak melulu menghasilkan uang. Peluang yang bagus dan dilakukan dengan baik yang sering menghasilkan uang.

Dari cerita di atas, Anda bisa belajar untuk tidak melulu melihat uang, tapi lihatlah peluang. Sama seperti kedua abang beradik yang memanen anggur dalam jumlah banyak tapi tidak tahu harus diapakan. Peluang besar ada di depan mereka dan mereka mengeksekusinya dengan baik sehingga bisa menjadi kaya dan sukses. Ayah mereka memberikan peluang yang berbuah menjadi uang. Andai saja ayahnya memberikan uang langsung, mungkin saja mereka akan menghabiskannya dalam sekejap. Ayah mereka memberi mesin uang sehingga mereka bisa menghasilkan uang sendiri.

Coba Anda perhatikan, mengapa orang sukses begitu mudah menghasilkan uang? Ya itu karena mereka pintar mencari peluang. Begitu pula, Anda harus pandai-pandai mencari peluang dan jangan disia-siakan begitu peluang itu datang.

Jangan melulu lihat uang, tapi lihatlah peluang, karena peluang yang akan memberi Anda uang. Itulah yang terjadi pada mereka yang dulunya miskin dan sukses sekarang.

Semoga bermanfaat dan salam.
-------------------------------------------------------------------------

No comments:

Post a Comment