Social Icons

Pages

July 3, 2016

Belajar Filosofi Sukses Dari 5 Hewan Ini

Meskipun manusia adalah makhluk paling mulia dan menempati tempat tertinggi, bukan berarti hewan tidak bisa mengajarkan kita sesuatu mengenai kehidupan dan kesuksesan.

Apa pun yang ada di dunia ini bisa dijadikan inspirasi, tidak terkecuali hewan. Pada kesempatan kali ini, saya akan bagikan pelajaran mengenai kesuksesan yang bisa Anda lihat dalam kehidupan para hewan berikut ini. Mari kita simak. 

#1. Kupu-kupu
Kupu-kupu bermetamorfosis dari ulat berubah jadi kepompong dan saat kepompong pecah, keluarlah seekor kupu-kupu dengan sayap warna-warni yang sangat indah. Tapi tahukah jika Anda berusaha membantu membuka kepompong supaya kupu-kupu bisa keluar dengan mudah, maka Anda sudah mencelakakan kupu-kupu tersebut. Mengapa? Karena sayapnya menjadi lemah sehingga tidak cukup kuat untuk terbang. Kepompong sulit dirobek, sehingga dibutuhkan kekuatan yang cukup besar untuk keluar darinya. Dan ketika ia berhasil keluar, sayapnya cukup kuat untuk membawanya terbang. Jadi kesulitan keluar dari kepompong menjadikan kupu-kupu kuat saat keluar. Kita bisa belajar bahwa kesulitan membuat manusia menjadi lebih kuat dan tahan banting dalam mengarungi kehidupan yang terkadang keras dan penuh rintangan.

#2. Anjing
Bagi Anda yang pernah membaca kisah atau menonton film mengenai seekor anjing bernama Hachiko, Anda akan tahu bahwa anjing adalah hewan yang sangat setia pada majikannya. Bahkan di Amerika Serikat, anjing adalah hewan yang paling dekat dengan manusia. Saya pernah membaca berita di Amerika seorang pria tewas tertabrak mobil di jalan dekat rumahnya. Saat tergeletak, seekor anjing peliharaannya mendekatinya hingga pria tersebut meninggal. Hari-hari berikutnya anjing tersebut, seolah sangat berduka, berbaring di jalan persis di waktu dan tempat di  mana majikan tergeletak tak bernyawa setiap hari. Meski anjing adalah hewan pada umumnya, tapi kesetiaannya patut kita contoh dan teladani.

#3. Bunglon
Begitu mendengar nama bunglon, yang teringat di pikiran kita adalah hewan ini memiliki satu kemampuan khusus yaitu mengubah warna tubuhnya sesuai dengan warna di lingkungan sekitar. Jika ia berada di dedaunan, maka tubuh bunglon akan berubah warna menjadi hijau dan seterusnya. Tujuan dari kamuflase tersebut adalah agar ia dapat bertahan hidup dari kejaran para pemangsa. Tanpa kemampuan ini, bunglon tidak akan dapat bertahan lama. Kamuflase dari bunglon ini mengajarkan kita untuk beradaptasi terhadap perubahan lingkungan. Jika kita tidak berubah, kita akan terseret oleh arus kehidupan. Hidup selalu berubah secara dinamis setiap saat dan kadang kita harus siap dengan beberapa perubahan yang terjadi dalam kehidupan ini.

#4. Semut
Pernahkah Anda melihat semut yang bekerja sendiri? Jarang atau bahkan tidak pernah bukan? Salah satu ciri khas semut adalah mereka selalu bekerja secara berkelompok. Cobalah Anda meletakkan sedikit gula pasir, maka beberapa saat kemudian ratusan ekor semut akan berkerumun. Mereka bergotong-royong mengangkat gula tersebut ke sarang mereka. Itulah kekuatan dari sebuah kerja sama yang baik. Kerja sama yang baik menghasilkan kerja yang memuaskan dengan hasil yang luar biasa. Itu jugalah yang menjadi kunci penting bagi sebuah tim sepakbola untuk memenangi pertandingan. Meski sebuah tim bertabur bintang besar, tanpa adanya kerja sama yang baik, kecil kemungkinan mereka akan menang.

#5. Jerapah
Begitu lahir seekor anak jerapah tidak bisa langsung berjalan. Induk jerapah harus menendang anaknya berkali-kali supaya bangun. Jika masih belum bangkit, induk jerapah menendang lebih kuat, terutama kakinya agar anaknya cepat bangkit. Tujuannya adalah agar anaknya bisa secepatnya berdiri, berjalan dan berlari supaya bisa menyelamatkan diri dari kejaran para pemangsa. Karena itulah induk jerapah harus mengajarkan anaknya menyelamatkan diri karena mereka juga harus menyelamatkan diri sendiri dan tidak bisa sekaligus menolong anaknya jika pemangsa datang. Berlari dan menyelamatkan diri adalah hal terpenting yang harus mereka kuasai. Pelajaran yang bisa kita ambil dari jerapah adalah kita harus mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan tersebut. Seperti kata pepatah sedia payung sebelum hujan. Jika tidak, kita seringkali sudah terlambat ketika itu terjadi.

Semoga artikel ini bermanfaat dan jangan lupa bagikan.



----------------------------------------------------------------------------
http://www.suhardicamp.com
http://www.facebook.com/Suhardi.Inspirator.Motivator
http://www.twitter.com/SuhardiMotivasi
Instagram: @SuhardiMotivasi

No comments:

Post a Comment